Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh
Telah kita ketahui bersama bahwa sebelumnya
Pemerintah dalam hal ini Mendikbud telah mentargetkan analisis terhadap
Kurikulum 2013 selesai pertengahan Tahun 2015 ini, evaluasi ini
benar-benar dilakukan secara serius dan menyeluruh agar Kurikulum 2013
bisa diterapkan kembali secara serentak oleh seluruh satuan pendidikan
di tanah air pada tahun ajaran 2018 mendatang.
Banyaknya permasalahan yang terjadi didalam
penerapan Kurikulum teranyar ini membuat dunia pendidikan ditanah air
menjadi heboh diperbincangkan oleh berbagai kalangan terutaman yang ada
di dalam lingkup pendidikan.
Sebagaimana berita yang admin kutip dari
republika online bahwa Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah
Anies Baswedan mengatakan kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam
Kurikulum 2013 banyak yang tidak selaras sehingga kurikulum akan
dievaluasi menyeluruh.
“Awalnya yang ingin dievaluasi hanya dokumen
saja. Tapi ternyata kompetensi inti dan kompetensi dasar banyak yang
tidak pas,” ujar Anies di Jakarta, Senin (5/1).
Dia memberi salah satu contoh perpaduan dua
kompetensi itu untuk tingkat SMP, yakni ‘menunjukkan sifat disiplin dan
bertanggung jawab melalui ekspor impor yang menggunakan Bahasa Indonesia
yang baik’. “Ini tidak nyambung. Seharusnya dibuat selaras,” katanya.
Selain dalam penerapan kurikulum itu juga ada
sekolah yang menerapkan pelajaran matematika selama empat jam. Anies
berpendapat hal itu terjadi karena tak ada perbaikan dalam penyusunan
kurikukum itu. Kurikulum 2013 seakan dipaksakan.
“Ini semua bukan kesalahan guru, tetapi pemerintah yang tidak menyiapkannya dengan baik,” ujar dia.
Mendikbud menjelaskan bahwa pihaknya butuh
waktu untuk menyelesaikan persoalan kurikulum itu. “Kita perbaiki sampai
selesai,” ujar dia.
Disinggung mengenai penerapan kurikulum
ganda, Anies membantah dan mengatakan bahwa sekolah yang menggunakan
Kurikulum 2013 hanya tiga persen dari jumlah sekolah di Tanah Air.
“Jadi tidak benar kalau disebut menggunakan
kurikulum ganda. Kalau yang menerapkan Kurikulum 2013 itu separuh jumlah
sekolah baru bisa disebut sebagai penerapan ganda,” kata dia.
Sebelumnya, pada awal Desember 2014,
Mendikbud Anies memutuskan penerapan terbatas Kurikulum 2013. Hanya
sekolah yang sebelumnya dijadikan proyek percontohan yang melanjutkan
kurikulum yang menelan biaya fantastis itu.
Padahal kurikulum itu baru diterapkan di
semua sekolah pada pertengahan 2014 atau awal tahun ajaran 2014/2015.
(sumber : republika online)
Sekian berita Kurikulum 2013 yang dapat dibagikan, semoga bermanfaat.
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.